Cerita Endri, cerita perjalanan ibu dua anak, dibuat happy dengan segala kebaperannya :)

Friday, September 27, 2019

Pemulihan Thypus dengan Essential Oil


Awal tahun ini anak pertama saya "Mbak Iyya" terkena sakit thypus. Sewaktu dibawa ke dokter anak, setelah tes darah menyatakan Mbak Iyya terkena thypus, beliau menyarankan untuk diopname agar cepat sembuh. Saya lalu membawa Mbak Iyya untuk ke UGD untuk memproses opname-nya, meskipun dalam hati melihat kondisi Mbak Iyya yang masih mau beraktivitas saya kok nggak sependapat dengan dokternya. Di Ruang UGD drama dimulai, disuruh tiduran di bed untuk memasang infusnya saja nggak mau. Saat dipaksa, saat tangan mbak Iyya dipegang tangannya saja sudah nangis histeris

Mbak Iyya ini susah sekali minum obat. Waktu minum obat, perjuangan untuk meminumkannya itu superr sekali, Ibu saya harus menggendongnya dengan jarik dulu, terus memegang erat kedua tangannya, lalu saya menyiapkan obatnya, memaksa mbak Iyya membuka mulutnya dengan menutup lubang hidungnya, pun setelah drama itu, mbak Iyya menyemprotkan obat yang udah dengan susah payah diminumkan itu disertai tangisan kejernya dia 😢.



Beberapa hari terjadi seperti itu kali tiga per hari, saya kok lama-lama nggak tega melihat Mbak Iyya seperti stress dan trauma begitu. Kalo dia stress kan kan penyembuhan bakal lebih lama ya.. Lalu saya menghubungi bu bidan untuk menanyakan essential oil yang tepat untuk menunjang penyembuhan thypus-nya Mbak Iyya. Rekomendasi bu bidan saat itu adal EO Basil sbg antibiotik dan EO Peppermint untuk meredakan demamnya. EO Basil ini saya oleskan di perut Mbak Iyya dengan putaran searah jarum jam dan saya mendiffuskannya di kamar tidur juga, lalu EO Peppermint-nya saya oleskan di dahi Mbak Iyya saat tertidur. Sensasi semriwingnya EO Peppermint ini cukup kuat, sehingga untuk anak seumuran mbak Iyya akan merasakan ketidaknyamanan di sekitar mata jika dioleskannya tidak saat tertidur.

Alhamdulillah setelah 10 hari Mbak Iyya sudah sembuh dari sakit thypus-nya. 

0 Comments:

Post a Comment